Asli Indonesia! Beginilah Sejarah WPAP


WPAP atau Wedha's Pop Art Portrait adalah teknik melukis vector, tahukah anda bahwa penemu dari teknik WPAP ini adalah orang Indonesia? Asli Indonesia! Beginilah Sejarah WPAP .simak artikelnya disini.

Apa itu WPAP?

WPAP atau Wedha's Pop Art Potrait adalah suatu gugus seni ilustrasi potret wajah yang bersaling-silang secara geometri dengan penggunaan kontradiksi warna-warna khusus. Dimensi dari gambar yang di-trace (gambar ulang dengan acuan) tidak berubah, sehingga penampakan akhir dari objek yang di transformasi jelas dan menyerupai aslinya sehingga mudah dikenali. Teknik melukis ini ditemukan oleh Wedha Abdul Rasyid, seniman grafis asal Pekalongan, Jawa Tengah, pada tahun 1990. Awal kepopuleran WPAP adalah ketika digunakan untuk mengilustrasi cerita-cerita karya Arswendo Atmowiloto dan Hilman Hariwijaya di majalah Hai.

Wedha Abdul Rasyid sang pencipta WPAP

Sumber Foto: rimanews.com
Ia berprofesi sebagai ilustrator sejak dekade 1970-an. Mulai 1977, ketika bergabung dengan majalah Hai, ia banyak membuat ilustrasi terutama karya-karya fiksi Arswendo Atmowiloto dan Hilman Hariwijaya. Salah satu yang terkenal adalah karya fiksi Lupus. Di majalah itu juga ia mengerjakan potret para tokoh dunia yang menjadi liputan majalah tersebut.

Pada tahun 1990, Wedha kemudian mencanangkan cara baru untuk menggambar ilustrasi wajah. Hal ini dilakukan dikarenakan penurunan daya penglihatanya karena usia yang telah mencapai 40 tahun sehingga ia sulit menggambar wajah dalam bentuk yang realistis dan detail. Wedha mulai memikirkan cara melukis sosok manusia dengan cara yang lebih mudah dengan mengutak atik titik, garis dan bidang. Berawal dari situ mulailah Wedha membayangkan gambar sosok manusia sebagai kumpulan bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis imajiner. 

Wedha kemudian mencoba illustrasi bergaya kubisme untuk gambarnya. Gaya ini kemudian tumbuh dan semakin populer  dan banyak digemari sebagai bagian dari gaya pop art bahkan hingga dengan saat ini. Gaya ilustrasi ini disebut Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP), bahkan ada yang menyebutnya sebagai aliran Wedhaism.

Pop Art masih menjadi inspirasi seniman sampai sekarang ini. Banyak sekali gerakan pop art yang bisa kita aplikasikan dalamkehidupan sehari-hari. Baik disaat kita berbicara tentang web design, graphic design atau bidang kreatif lain. Apa sih yang menjadi ciri khas pop art?

Kalau kata mas Wedha Abdul Rasyid, pendiri Wedha's Pop Art Potrait (WPAP), Pop Art banyak yang bilang ada unsur warna warni tabrak-tabrakan, ada benarnya tapi banyak juga salahnya. "Menurut saya, Pop Art mencoba mengangkat sesuatu yang sudahbiasa, yang sudah dikenal, yang sudah popular, kita unggah lagi dengan rasa yang berbeda. Salah satu cara memunculkan rasa yang beda dengan mudah adalah dengan warna. Jadi sebenarnya bukan hanya permainan warna saja,"

Karyanya ini awalnya hanya mengisi halaman editorial. Lambat laun, setiap musisi luar negeri yang mengisi rubrik majalah Hai ia buatkan ilustrasinya. Metallica, Scorpio, James Ingram. Karyanya pun menuai banyak pujian. "Saat itu saya hanya berkarya saja, saya baru tahu, kalau karya saya itu diklasifikasikan sebagai Pop Art setelah membaca buku karya Soedarso, Guru Besar ISI," tutur Wedha.

Karena desakan beberapa pihak, akhirnya Wedha membuat WPAP, Wedha's Pop Art Potrait pada tahun 2007 dan melanjutkan mimpinya. "Saya punya mimpi lain, mungkin sebelum saya sudah banyak seniman lain yang punya karya pop art. Tapi ini sebagai bukti karya asli Indonesia, ini Indonesia banget. Jadi saya ingin mengenalkan ini ke seluruh Indonesia. Pop Art nggak boleh eksklusif, harus inklusif harus nyebar dan harusjadi duit," tutur Wedha.

Kini WPAP melebarkan sayapnya sampai keseluruh Indonesia, komunitas ini bukan hanya tempat berkumpulnya para seniman, tapi juga tempat seniman dihargai secara harafiah lewat karyanya. "Yang melakukan banyak adalah karya itu sendiri," jelas pria yang mengaku satu karya bergaya WPAP-nya bisa dihargai sampai Rp25 juta ini.

Jika kalian berminat untuk dibuatkan Foto WPAP dapat menghubungi saya dengan mengklik disini. Harga bisa diatur sesuai dengan tingkat kesulitan, keindahan dan waktu pengerjaan.

Sekian artikel yang saya tulis dengan judul Asli Indonesia! Beginilah Sejarah WPAP. kami harap informasi diatas dapat membuat kita lebih bersyukur dan bangga pada negeri kita. kami juga meharap artikel diatas dapat menambah wawasan ilmu bagi para pembacanya.
Get updates in your Inbox
Subscribe